Wednesday, April 25, 2018

Tahukah Anda: 6 Fakta Menarik Pendidikan Indonesia

Pendidikan Indonesia dan Faktanya yang Menarik

Hari Pendidikan Nasional. Bagaimana Anda memandang pendidikan di Indonesia saat ini? Memang ada banyak sekali prestasi yang membanggakan dari para pelajar Indonesia, namun banyak pula hal-hal yang masih perlu dibenahi dalam sistem pendidikan Indonesia. Nah, berikut ini adalah beberapa fakta tentang pendidikan di Indonesia.

pendidikan indonesia
sumber: google.com

1. Tanggal 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional

Penetapan tanggal 2 Mei sebagai hari Pendidikan Nasional dilakukan pada tahun 1959, demi mengenang jasa Ki Hajar Dewantara, yang juga mendapat gelar Bapak Pendidikan Nasional. Tapi tahukah anda, kalau peringatan Hari Pendidikan Nasional baru berlangsung secara efektif pada tahun 1967 pada masa pemerintahan Soeharto.

2. Kurikulum di Indonesia telah berganti-ganti sebanyak 9 kali

Sejak tahun 1947, Indonesia telah mengganti kurikulum pendidikannya sebanyak 9 kali. Mulai dari kurikulum 1947 (Rentjana Pelajaran 1947), Kurikulum 1952 (Rentjana Pelajaran Terurai 1952), Kuriklum 1964, Kurikulum 1968, Kurikulum 1975, Kurikulum 1984, Kurikulum 1994 dan Suplemen Kurikulum 1999, Kurikulum 2004 (Kurikulum Berbasis Kompetensi), Kurikulum 2006 (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan), dan yang terakhir adalah Kurikulum 2013.

3. Pendidikan Indonesia pernah menjadi kiblat untuk pendidikan di Malaysia

Pada tahun 1960-1970an, Indonesia pernah mengirimkan guru-guru ke Malaysia karena Malaysia tidak memiliki banyak guru yang berkualitas. Malaysia bahkan mengirimkan putra-putri terbaik mereka untuk menempuh pendidikan di Indonesia.

4. UN 2015 bukan faktor penentu kelulusan

Pada awal tahun 2015 ini, Menteri Pendidikan, Anies Baswedan, mengabarkan bahwa Ujian Nasional kali ini tidak lagi menjadi faktor penentu kelulusan.

5. Tahun pertama Indonesia mengadakan UN secara online

Setelah sebelumnya pemerintah Indonesia mengadakan tes CPNS berbasis komputer, kini ujian nasional pun akan digelar secara online. Kelebihan dari sistem komputerisasi UN ini adalah para siswa dapat langsung mengetahui nilai mereka setelah mereka selesai mengerjakan soal-soal.

6. Siswa paling bahagia

Seperti yang dilansir situs litbang.kemdikbud.go.id, pada tahun 2012, Indonesia berada pada peringkat 64 dari 65 negara yang disurvey oleh PISA mengenai prestasi literasi membaca, matematika dan sains. Cukup miris, bukan? Tetapi ada satu hal yang menghibur, yaitu menurut survey kebahagiaan yang juga dilakukan oleh PISA, siswa di Indonesia termasuk yang paling bahagia dibanding siswa di negara-negara yang lain.