Wednesday , October 17 2018
Home / Ibu dan Anak / Perkembangan Anak / Ampuh! 5 Cara Mengatasi Rasa Takut pada Anak!

Ampuh! 5 Cara Mengatasi Rasa Takut pada Anak!

Tips Mengatasi Rasa Takut pada Anak

Merasa cemas dan takut adalah hal yang normal, terlebih pada anak-anak dan balita. Anak kecil umumnya takut pada badut, hantu, ruangan yang gelap, dokter, serangga, suara petir, atau takut bertemu dengan orang baru yang belum dikenalnya. Nah, bagaimana sebaiknya orang dewasa, atau Anda sebagai orang tua, bersikap ketika si kecil menunjukkan rasa takutnya? Dan apa yang seharusnya dilakukan untuk mengatasi rasa takut pada anak ini?

mengatasi rasa takut pada anak
sumber: anakbunda.my.id

1. Pahami perasaannya

Beda usia, beda pula ekspresi takut yang ditunjukkan anak-anak. Sedini apapun, ketika anak menangis karena ketakutan, cobalah berbicara padanya dan mengerti apa yang ia rasakan. Anak-anak masih belum mengenal betul segala yang ada di dunianya. Tanyakan mengapa ia takut dan tunjukkan empati meski Anda tahu bahwa yang ditakutkannya adalah hal yang tidak berbahaya atau irasional. Mungkin dulu semasa kanak-kanak, Anda juga pernah merasa takut pada hal yang sama, nah, Anda bisa berbagi pengalaman dengan si kecil.

2. Stop menakut-nakuti dan menertawakan

Beberapa orang dewasa mungkin menganggap ketakutan si kecil adalah hal yang lucu, padahal menertawakan kecemasannya malah akan membuat anak semakin takut. Apalagi jika Anda memaksa si kecil untuk mendekati apa yang ia takutkan atau melarangnya merasa takut. Mengertilah mengapa si kecil takut, bantu dan beri ia waktu untuk beradaptasi mengatasi ketakutannya.

3. Tunjukkan keberanian

Buatlah si kecil merasa nyaman ketika ia dilanda rasa takut. Jadilah seorang yang ada di dekatnya untuk melindungi dan menemaninya, sekaligus tunjukkan keberanian untuk mengatasi rasa takutnya. Anak kecil cenderung meniru apa yang orang tuanya lakukan. Sebaiknya Anda juga tidak mudah terkejut atau cemas, misalnya saat si kecil jatuh, saat ada suara halilintar yang terlalu keras, dan lain sebagainya. Tunjukkan sikap tenang agar si kecil mengerti bagaimana harus mengatasi setiap ketakutannya.

4. Ajak bermain

Ketakutan anak-anak umumnya timbul karena imajinasinya yang luas, ia berpikir bahwa sesuatu yang ia takutkan itu bisa membahayakan dirinya. Anda bisa mengenalkan anak pada hal yang ia takuti melalui video yang lucu atau permainan yang menyenangkan. Misalnya, membaca buku yang menarik tentang serangga, bermain sebagai dokter dengan mainan alat-alat kedokteran, atau merias diri bersama-sama dengan kostum yang lucu kalau si kecil takut pada badut.

5. Gunakan humor

Bukan menertawakan, tetapi ajak si kecil membayangkan apa yang ia takutkan dengan selipan humor. Misalnya, kalau si kecil cemas akan adanya monster di ruangan yang gelap, gambarkan si monster dengan deskripsi yang lucu dan beri kesempatan pada anak untuk menambah detil-detil unik lain yang akan mengurangi rasa takutnya.

 

About Puteri Krisnasekar

Lahir di rumah sakit pada 11 maret 1986. Saya seorang happy single mom yang sibuk ulak ulik bahasa Inggris dan nulis di gendies.com. Sangat suka browsing quotes, nyemil, nulis, dengerin Tompi. Dan punya buku karya sendiri adalah mimpi yang belum terwujud.

Check Also

Perlukah Stroller atau Kereta Dorong untuk Buah Hati Anda?

Kereta Dorong untuk Anak, Perlukah? Ibu-ibu muda jaman sekarang boleh dibilang sangat beruntung karena hampir …