Thursday , October 18 2018
Home / Edukasi / Anak Diajar Guru Super Killer? Ini Solusinya!

Anak Diajar Guru Super Killer? Ini Solusinya!

Ketika Anak Diajar Guru Super Killer

Setiap sekolah pasti memiliki koleksi guru yang dianggap super killer oleh para murid. Mau tidak mau, anak kita pasti akan merasakan pengalaman diajar oleh guru yang menurut rumor memiliki cara mengajar super killer. Rumor yang sudah menyebar biasanya akan menghantui peserta didik sedemikian rupa sehingga para murid akan merasa takut hanya dengan mendengar nama sang guru saja. Bagaimana bila anak kita mendapatkan seorang guru dengan reputasi mengerikan di kelasnya? Berikut tips bijaknya menghadapi guru super killer:

 Bagaimana bila anak kita mendapatkan seorang guru dengan reputasi mengerikan di kelasnya? Berikut tips bijaknya menghadapi guru super killer:
sumber: haionline.com

1. Tanamkan bahwa pada dasarnya semua guru bisa diajak kerja sama

Rumor tentang kegalakan sang guru bisa jadi berkembang sedemikian rupa melebihi kenyataan yang ada. Karena itu pikiran positif bahwa semua guru bisa diajak kerja sama penting dimiliki agar anak kita tetap bisa belajar tanpa merasa dihantui oleh rumor tersebut.

2. Tekankan hal-hal positif yang diajarkan sang guru

Daripada menanyai buah hati Anda dengan pertanyaan, “Bagaimana di sekolah taedi?”, akan lebih baik bila Anda menanyainya model pertanyaan seperti, “ Ayo, cerita dong tentang hal-hal menarik di sekolah tadi.” Kalau anak Anda tidak bercerita tentang hal-hal negatif, jangan munculkan pertanyaan tersebut.

3. Jadilah pendengar yang baik

Sangat mungkin bila anak Anda pulang membawa segudang keluhan tentang sang guru killer di sekolah. Bila ini yang Anda hadapi, tetaplah bersikap tenang dan mendengarkan dengan baik. Biarkan anak menceritakan pandangannya tentang perlakuan sang guru. Jangan menginterupsi. Bila perlu, tanyakan apa yang anak Anda rasakan tentang sang guru.

4. Bersikaplah penuh empati, jangan langsung antipati

Anda dapat mengomentari keluh kesah anak dengan kalimat penuh empati seperti, “Wow, pasti mengerikan ya suasananya.” Jangan malah langsung mengkritik sikap sang guru karena ini justru akan menimbulkan sikap antipati pada anak Anda. Sikap antipati akan memperlambat proses belajarnya.

5. Diskusikan solusi terbaik

Setelah selesai mendengar keluh kesah, ajaklah anak Anda untuk mendiskusikan langkah terbaik untuk menghadapi sang guru agar tidak terjadi hal-hal buruk. Kalau solusi yang Anda sarankan tidak juga berdampak baik dan anak masih saja berkeluh kesah, berarti saatnya bagi Anda untuk menemui wali kelas dan berkonsultasi.

6. Konsultasi dengan wali kelas

Idealnya, Anda akan menemukan solusi terbaik setelah berkonsultasi. Tapi bila tidak, maka tanamkan agar anak tetap bersikap respek pada sang guru, lepas dari kenyataan bahwa ia tidak suka caranya mengajar. Mintalah anak mengerjakan tugas tepat waktu dan selalu bersikap baik agar tidak terjadi konflik dengan sang guru.
Guru killer merupakan pengalam menantang masa sekolah yang tak akan terlupakan. Selalu positif saja!

About Ana Zahida

Seorang perdana menteri rumah tangga yang lumayan hobi menulis, bekerja sampingan sebagai pengajar dan juga penerjemah paruh waktu, percaya bahwa Tuhan menganugerahkan manusia kehidupan dan alam raya untuk terus dipelajari dan jelajahi tiap relungnya. The universe is the best place to learn!

Check Also

baru masuk kuliah

Baru Masuk Kuliah, Apa Saja Yang Perlu Dipersiapkan?

Persiapan Ketika Baru Masuk Kuliah Dunia kampus tentu jauh berbeda dengan dunia sekolah putih abu-abu. …