Thursday , August 16 2018
Home / Ibu dan Anak / ASI & MPASI / ASI Perah Sedikit? Yuk Mengenal Teknik Power Pumping!

ASI Perah Sedikit? Yuk Mengenal Teknik Power Pumping!

Serba-Serbi Teknik Power Pumping

Tentu Bunda pernah mendengar bukan cerita tentang Bunda lain di luar sana yang mampu memerah dan menyetok ASI sampai dengan jumlah yang begitu fantastis. Mungkin Bunda merasa heran bagaimana hal tersebut bisa dilakukan sedangkan menyusui langsung saja sering merasa kewalahan. Perlu Bunda ketahui, sejatinya semua Bunda dapat memaksimalkan hasil ASI perah asal Bunda bisa mempraktekkan tips memerah ASI secara baik, benar, dan sesuai jadwal.

teknik power pumping
sumber: replubika.com

Salah satu teknik dalam memerah ASI yang dikembangkan oleh Catherine Watson Genna ini terbukti dapat meningkatkan produksi ASI perah yang rendah. Teknik power pumping ini dapat menjadi solusi bagi Ibu-Ibu pekerja yang harus berjauhan dengan bayinya dan tidak dapat menyusui secara langsung. Berikut panduan dasar teknik power pumping.

1. Buatlah jadwal memerah sesering mungkin selama dua hari non stop

Prinsip dasar dari teknik power pumping ini adalah memerah sesering mungkin selama minimal dua hari. Misalnya, Bunda dapat membuat jadwal memerah selama 20 menit non stop, kemudian beristirahat dengan melakukan hal-hal lain. Setelah itu Bunda dapat kembali memerah selama 20 menit dan diikuti istirahat. Begitu seterusnya selama dua hari. Tentu Bunda memerlukan istirahat, makan, mandi, dan melakukan hal-hal lain bukan? Tidak perlu merasa risau dengan jadwal. Intinya perahlah sesering mungkin dengan maksimal selama dua hari.

2. Ingatlah untuk selalu minum dan mengonsumsi makanan sehat dengan gizi berimbang

Mempraktekkan teknik power pumping tentu akan menguras habis energi dan kalori Bunda. Karena itu, makan dan minum saat merasa mulai lemas atau lapar perlu dilakukan agar power pumping yang sedang Bunda lakukan dapat berjalan dengan baik tanpa membuat Bunda kehabisan energi.

3. Teruslah menyusui meski payudara sedang tidak penuh

Menyusui secara langsung berguna untuk menimbulkan sensasi let down reflex. Meskipun payudara sedang tidak penuh terisi ASI, proses skin to skin akan dengan serta merta mengundang suplai ASI dan bayi akan semakin banyak mendapat hind milk.

4. Teruslam memompa meski payudara kosong

Ini yang dinamakan teknik dry pumping, yaitu memompa walaupun Asi sama sekali tidak keluar. Bunda tidak perlu kuatir. Dry pumping, akan dapat mengirim sinyal ke otak dan tubuh bahwa ASI sangat dibutuhkan oleh bayi yang ekstra kelaparan. Membiarkan ASI dalam payudara penuh malah akan memperlambat proses produksi ASI.

Bunda siap mencoba teknik yang satu ini?

About Ana Zahida

Seorang perdana menteri rumah tangga yang lumayan hobi menulis, bekerja sampingan sebagai pengajar dan juga penerjemah paruh waktu, percaya bahwa Tuhan menganugerahkan manusia kehidupan dan alam raya untuk terus dipelajari dan jelajahi tiap relungnya. The universe is the best place to learn!

Check Also

agar asip awet

Ingin Menghasilkan ASI Perah Berlimpah? Berikut Tipsnya!

Tips Asi Perah Berlimpah untuk Ibu Menemani bayi tersayang pada masa cuti sehabis melahirkan merupakan …