Wednesday , December 12 2018
Home / Ibu dan Anak / ASI & MPASI / Bayi ASI Terus Rewel? Kenali Kolik Dan Solusinya!

Bayi ASI Terus Rewel? Kenali Kolik Dan Solusinya!

Seputar Kolik dan Solusinya

Rewel pada bayi dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti lapar, rasa tidak nyaman karena panas, dingin, kencing dan BAB, bosan, sakit, kesepian dan lain-lain. Bila berbagai penyebab tersebut tertangani, biasanya bayi pasti kembali tenang. Tetapi jika bayi Asi Bunda rewel berlebihan, menangis terus menerus terutama menjelang petang hingga malam sambil mengangkat kaki ke atas seperti sakit perut, bisa jadi si kecil sedang menderita kolik.

kolik dan solusinya
sumber: pinimg.com

Sudah kenal kolik dan solusinya? Sebenarnya istilah kolik muncul untuk mendefinisikan rewel pada bayi yang hampir tidak dapat dijelaskan penyebabnya secara pasti hingga kini. Kemungkinan bayi kolik menangis karena rasa nyeri hebat yang timbul tenggelam di daerah usus atau sekitarnya. Rasa nyeri itu timbul karena usus bayi sangat aktif dan mengandung banyak gas.

Baca juga: Mengenal Growth Spurt pada Bayi

Biasanya bayi yang kolik akan menampakkan pola menangis terus-menerus di waktu-waktu tertentu seperti menjelang petang dengan mimik memerah seperti menahan sakit dan gerakan kaki ke arah perut. Serangan kolik bisa terjadi pada bayi berusia beberapa minggu hingga 3-4 bulan. Anehnya, bayi kolik biasanya memiliki berat badan yang cukup baik. Penyebab utama yang ditengarai menyebabkan munculnya kolik adalah bahwa bayi belum selesai menyusu dengan sempurna.

Ini bisa disebabkan karena Bunda memindahkan bayi dari satu payudara ke payudara satunya saat si bayi baru menghisap ASI awal (foremilk) yang kaya akan laktosa dan belum banyak mendapatkan asupan hindmilk yang kaya akan lemak. Penyebab lain adalah karena pelekatan yang belum baik sehingga bayi menyusu terputus-putus. Atau bisa jadi bayi kaget dengan adanya semburan ASI karena efek Let Down Reflex sehingga berhenti mengisap. Bila bayi terus rewel tanpa sebab yang jelas dan menunjukkan tanda-tanda kolik, Bunda perlu mengambil langkah-langkah sebagai berikut.

1. Menenangkan bayi kolik

Bunda dapat mencoba berbagai hal yang bisa membuat bayi tenang, misalnya dengan mendekap bayi erat-erat sembari sedikit menekan perutnya, menggendongnya tegak lurus untuk membuatnya nyaman, dan mengajaknya berjalan-jalan dan menghiburnya. Sedikit tekanan pada perut akan membantunya mengeluarkan gas yang memenuhi perutnya dan menimbulkan rasa sakit.

2. Pastikan bayi menyusu dengan sempurna

Agar bayi dapat menyusu dengan sempurna, Bunda harus memperhatikan pelekatan yang benar. Biarkan bayi menyusu hingga tuntas pada satu payudara. Biasanya bayi yang sudah puas mendapatkan foremilk dan hindmilk akan melepas sendiri payudara, terlihat tenang, kenyang, lalu terlelap. Hindari tiba-tiba memindahkan bayi dari satu payudara ke payudara lain karena dikhawatirkan bayi baru mendapat foremilk saja.

Baca juga: Ibu, Jangan Percaya Mitos Menyusui Berikut Ini! (2)

3. Perhatikan asupan makanan Bunda

Salah satu penyebab bayi kolik adalah alergi pada protein susu sapi dari makanan Bunda. Karena itu cobalah menghindari konsumsi makanan berprotein susu sapi seperti susu, yogurt, keju, dan lain-lain selama 7-10 hari. Bila bayi membaik, maka jelas penyebabnya adalah alergi. Sejatinya, permasalahan bayi kolik perlu dihadapi dengan tenang, sabar, teliti, dan melibatkan dukungan dari seluruh keluarga. Semangat ASI Bunda!

About Ana Zahida

Seorang perdana menteri rumah tangga yang lumayan hobi menulis, bekerja sampingan sebagai pengajar dan juga penerjemah paruh waktu, percaya bahwa Tuhan menganugerahkan manusia kehidupan dan alam raya untuk terus dipelajari dan jelajahi tiap relungnya. The universe is the best place to learn!

Check Also

agar asip awet

Ingin Menghasilkan ASI Perah Berlimpah? Berikut Tipsnya!

Tips Asi Perah Berlimpah untuk Ibu Menemani bayi tersayang pada masa cuti sehabis melahirkan merupakan …