Saturday, February 24, 2018

Inilah Cara Paling Bijak Dalam Merespon Perilaku Anak

Cara Merespon Perilaku Anak dengan Bijak

Prank!! “Vicko nggak mau makan,” ujar si kecil Vicko sambil melempar piringnya hingga pecah.

“Ya Ampun Vicko!!!! Kamu kok nakal sih?!!” Bunda Ayu melotot dengan wajah mendidih.

Setiap orang tua boleh jadi mengenal anak mereka dengan sangat baik. Hanya saja fakta membuktikan bahwa tidak semua orang tua tahu pasti bagaimana menghadapi dan merespon perilaku anak, terutama bila perilaku tersebut melewati batas kesabaran orang tua.

merespon perilaku anak
sumber: kesekolah.com

Kebanyakan orang tua mengambil sikap reaksi terhadap anak mereka sebagaimana yang dilakukan oleh Bunda Ayu pada adegan di atas. Sikap reaksi yang merupakan bentuk spontanitas alami dalam bertindak merupakan hal yang cukup wajar. Hanya saja, menurut Adventures in Parenting, saat melakukan sikap reaksi kita tidak sempat membuat keputusan untuk mencapai sesuatu yang kita inginkan.

Karena itu alih-alih bereaksi terhadap perilaku anak, para orang tua disarankan untuk merespon mereka dengan bijak. Merespon di sini berarti berhenti sesaat untuk mencerna apa yang sedang terjadi sebelum kita berbicara atau bertindak. Merespon memang jauh lebih sulit dilakukan daripada bereaksi, tapi sangat penting untuk menyehatkan hubungan anak dan orang tua. Pertanyaan berikutnya adalah, bagaimana respon yang paling bijak?

Respon yang paling bijak adalah sikap yang sesuai dengan situasi dan kondisi anak. Usia mereka, perilaku dan karakter mereka merupakan faktor-faktor penting dalam menentukan respon terbaik terhadap anak. Hal-hal berikut akan membantu kita menentukan respon terbaik terhadap perilaku anak:

1. Pertimbangkan dengan matang

Pikirkan semua kemungkinan sebelum mengambil keputusan. Dengan mempertimbangkan banyak hal sebelum bertindak, kita akan cenderung mengambilm respon yang paling bijak.

Baca juga: Hukuman Fisik pada Anak: Masih Efektifkah?

2. Review

Jawablah beberapa pertanyaan mendasar berikut: apakah kata-kata Anda sesuai dengan apa yang ingin Anda katakan? Apakah Anda sedang dalam keadaan emosi saat berbicara? Apakah Anda tahu mengapa anak anda berperilaku demikian?

3. Gunakan Pengalaman

Coba ingat kembali kejadian serupa dan ingatlah bagaimana Anda mengatasinya. Menggunakan pengalaman yang sudah-sudah untuk menentukan sikap Anda biasanya akan membantu Anda menentukan respon yang tepat.

Baca juga: Positive Parenting Demi Masa Depan Positif

4. Konsisten

Cobalah selalu bersikap konsisten. Dengan begitu anak Anda akan paham bahwa orang tuanya tidak bersikap berdasarkan emosi sesaat. Akan lebih baik bila Anda menjelaskan secara singkat tentang respon Anda.

5. Beri Contoh

Berikan contoh pada Anak bagaimana membuat respon yang bijak. Hal ini akan membantu anak Anda mengambil keputusan yang bijak dalam segala hal.

6. Komunikasi

Binalah hubungan saling percaya dan saling kasih antara Anda dan anak. Ingat, komunikasi adalah hal paling penting.

Menjadi orang tua adalah tugas tanpa batas. Ayah Bunda, selamat mencoba dan terus mencoba!