Friday , October 19 2018
Home / Ibu dan Anak / ASI & MPASI / Cara Jitu Mengundang Si Nyeri Penyembur ASI

Cara Jitu Mengundang Si Nyeri Penyembur ASI

Apakah Anda Kenal dengan Penyembur ASI?

Pernahkah Bunda merasakan rasa nyeri atau geli yang mengalir pada payudara saat menyusui ataupun memerah? Lalu seiring dengan timbulnya rasa nyeri itu ASI mengalir dengan deras dan bahkan meyembur? Tentu Bunda pernah mengalaminya bukan? Dalam istilah kesehatan, sensasi nyeri yang dapat menyemburkan ASI (milk ejection) tersebut disebut dengan proses Let Down Reflex (LDR) atau refleks pengeluaran ASI.

penyembur asi
sumber: blogspot

Saat Let Down Reflex terjadi, hormon oksitoksin yang memicu keluarnya ASI sedang mengalir deras. Kinerja hormon satu inilah yang menyebabkan kontraksi otot-otot di sekeliling kantong-kantong penyimpanan susu yang menyebabkan ASI mengalir ke saluran ASI dan keluar melalui pori-pori yang ada di puting.

Kehadiran LDR dapat dikenali dengan munculnya rasa nyeri, geli, atau bahkan gatal, mual dan pusing. Tetapi bila Bunda tidak merasakan tanda-tanda di atas bukan berarti bahwa LDR tidak terjadi. Seiring dengan bertambahnya usia bayi, LDR akan semakin tidak dapat dirasakan.

Nah, tentu Bunda menginginkan kehadiran si nyeri penyembur ASI ini setiap saat menyusui bukan? Tips-tips sederhana berikut akan dapat membantu Bunda mengundang hadirnya LDR agar ASI dapat mengalir lancar.

1. Bersikap positif dan optimis

Sikap positif dan optimis penting dimiliki dan selalu ditanamkan pada diri Bunda yang sedang menyusui karena dari sikap positif dan optimis inilah akan timbul rasa percaya diri. Bunda akan merasa mampu menyusui buah hati dalam kondisi apapun dan bagaimanapun. Meskipun kantung ASI tidak kencang karena terisi penuh, bila Bunda optimis akan dapat menyusui dengan baik, hormon oksitoksin penyebab LDR akan timbul dengan sendirinya saat berdekatan dengan bayi dan tentu ASI akan mengalir lancar.

2. Menenangkan diri dan pikiran

Pikiran yang tenang akan mempercepat rangsangan sampai ke otak sehingga LDR akan timbul dengan cepat. Untuk dapat menenangkan pikiran, Bunda dapat melakukan hal-hal yang menyenangkan seperti mandi, keramas, atau berendam air hangat, menikmati musik favorit, memanjakan diri dengan body spa dan pijat, dan juga menghabiskan waktu bersenang-senang bersama keluarga. Tidak dianjurkan bagi Bunda untuk melakukan aktifitas yang memicu adrenaliln berlebih seperti olah raga ekstrem atau menaiki wahana permainan.

3. Bergaya hidup sehat

Untuk dapat menyusui dengan baik Bunda memerlukan kesehatan tubuh yang prima. Oleh sebab itu penting agar Bunda menerapkan pola hidup yang sehat dengan mengonsumsi makanan sehat bergizi lengkap, minum banyak cairan seperti air mineral, jus, susu, dan cukup beristirahat. Bunda juga harus menghindari rokok, obat-obatan tertentu yang berbahaya bagi bayi, dan konsumsi kafein berlebihan.

4. Menyusui langsung secara rutin

Menyusui langsung atau skin to skin dengan bayi akan serta-merta menyalakan sinyal pengundang hormon oksitoksin. Karena itu, sesibuk apapun Bunda harus selalu mengusahakan untuk menyusui bayi secara langsung, paling tidak sepulang kerja dan pada malam hari. Saat menyusui Bunda dapat memilih posisi yang nyaman seperti duduk dengan disangga bantal atau tidur miring. Sedangkan bila tidak sedang bersama si kecil Bunda dapat memerah payudara dengan tangan untuk mendatangkan LDR meskipun hasilnya tidak secepat proses skin to skin.

About Ana Zahida

Seorang perdana menteri rumah tangga yang lumayan hobi menulis, bekerja sampingan sebagai pengajar dan juga penerjemah paruh waktu, percaya bahwa Tuhan menganugerahkan manusia kehidupan dan alam raya untuk terus dipelajari dan jelajahi tiap relungnya. The universe is the best place to learn!

Check Also

tampil cantik saat menyusui

ASIP: Sukses Menyusui bagi Ibu Bekerja, Kenapa Tidak?

Tips Menyusui bagi Ibu Bekerja Sejalan dengan perkembangan kemajuan teknologi, membanjirnya tenaga wanita dalam dunia …