Wednesday , October 17 2018
Home / Gaya Hidup / Kecantikan / Bangkitkan Etika Sosialisasi Dunia Nyata di Tengah Trend Sosial Media

Bangkitkan Etika Sosialisasi Dunia Nyata di Tengah Trend Sosial Media

Etika Sosialisasi Dunia Nyata ini Wajib Anda Tau!

Sosial media seolah mengalihkan dunia Anda. Ketika sedang menunggu antrian, istirahat di waktu kerja, di sela aktivitas rumah tangga, bahkan dalam pertemuan atau rapat, Anda begitu terikat dengan internet dan aplikasi canggih di ponsel. Anda boleh saja aktif bersosialisasi di segala jenis sosial media dan rajin berkomunikasi dengan rekan atau sahabat melalui beragam aplikasi chatting di smartphone, namun Anda semestinya tidak melupakan Etika Sosialisasi Dunia Nyata. Nah, mari kembali mengingat dan melakukan beberapa etika bersosialisasi di dunia nyata yang mungkin sudah nyaris terlupakan bahkan disepelekan, seperti:

Etika Sosialisasi Dunia Nyata
sumber: detik.com

1. Senyum dan sapa

Karena mata selalu tertuju pada gadget, Anda mungkin lupa tersenyum dan menyapa orang-orang di sekitar Anda. Padahal, senyum dan sapa merupakan salah satu kunci untuk menunjukkan bahwa Anda menarik, ramah, dan mau memperhatikan sekeliling Anda. Jangan hanya melempar senyum simpul lalu kembali sibuk dengan smartphone. Tersenyum dan menyapalah dengan tulus.

2. Toleransi dan tenggang rasa

Dulu di sekolah dasar, Anda menghafalkan definisi kata toleransi dan tenggang rasa. Masih ingatkah Anda apa artinya? Toleransi adalah cara kita menjaga perasaan kita terhadap perbuatan orang lain, sedangkan tenggang rasa merupakan cara kita menjaga perasaan orang lain terhadap perbuatan kita (bahasa.kompasiana.com). Kadar toleransi dan tenggang rasa harus pas, tidak kurang dan tidak juga berlebihan agar tak menimbulkan masalah. Kuncinya adalah singkirkan ego Anda.

3. Hati-hati berkomentar

Tidak hanya dalam sosial media, namun komentar dan perkataan Anda dalam pergaulan dunia nyata sangat penting untuk dijaga dan diperhatikan. Apa yang Anda ucap dan tuliskan sama dengan kapuk yang beterbangan ditiup angin, Anda tak bisa mengambil atau mengumpulkannya kembali. Jika komentar dan kata-kata Anda menyinggung perasaan orang lain, segeralah menyadarinya dan meminta maaf pada orang yang bersangkutan, saat itu juga, jangan ditunda.

4. Kontak mata

Jauhkan gadget ketika Anda berbicara dengan orang lain atau sedang dalam pertemuan atau acara tertentu. Perhatikan lawan bicara agar Anda lebih fokus dan mendengar dengan seksama apa yang menjadi intisari percakapan. Anda pun akan merasa lebih diperhatikan bila Anda mendapat respon yang menyenangkan dari lawan bicara, kan?

5. Ucapkan terima kasih

Penghargaan yang selalu bisa Anda berikan adalah ucapan terima kasih. Jangan pernah sepelekan hal satu ini. Ucapkan terima kasih pada siapapun yang telah membantu Anda. Misalnya, pada pelayan restoran, petugas pom bensin, satpam, juru parkir, office boy di kantor Anda, sopir angkot, dan masih banyak lagi.

6. Katakan “tolong” dan “permisi”

Anda buru-buru lalu tak sempat mengatakan “tolong” atau “permisi”? No excuse! Tak ada alasan. Katakanlah “tolong” setiap kali Anda membutuhkan bantuan seseorang, seperti pada petugas pom bensin, asisten rumah tangga, atau petugas bank. Ucapkan “permisi” ketika Anda melewati petugas kebersihan yang sedang mengerjakan tugasnya, saat Anda melintas di tengah kerumunan orang di jalan atau saat hendak turun dari kendaraan umum. Anda toh tidak memerlukan biaya dan tenaga untuk mengucapkan dua kata tersebut. Waktu? Tak lebih dari 1 detik. Mudah sekali kan?

About Puteri Krisnasekar

Lahir di rumah sakit pada 11 maret 1986. Saya seorang happy single mom yang sibuk ulak ulik bahasa Inggris dan nulis di gendies.com. Sangat suka browsing quotes, nyemil, nulis, dengerin Tompi. Dan punya buku karya sendiri adalah mimpi yang belum terwujud.

Check Also

lipstik

Ini 7 Cara agar Warna Lipstik Awet di Bibir!

Tips Lipstik Awet sepanjang Hari Lipstik mungkin menjadi salah satu kosmetik yang harus selalu ada …