Saturday, May 26, 2018

Ibu, Lakukan Ini Ketika Suami dan Anak Sakit Bersamaan!

Suami dan Anak Sakit Bersamaan? Ini Tips-nya!

Sebagai seorang ibu, pernahkah Anda mengalami saat-saat dimana suami dan anak sakit bersamaan? Pasti terbayang betapa repotnya membereskan pekerjaan rumah tangga sekaligus merawat lebih dari satu orang yang sakit di rumah, belum lagi jika Anda harus bekerja di luar. Meskipun Anda dan keluarga sudah cukup menjaga kebersihan dan kesehatan, sakit adalah hal yang normal dialami, terlebih saat musim flu dan batuk datang.

suami dan anak sakit bersamaan
sumber: blogspot.com

Jadi, bagaimana jika semua orang di rumah sakit dalam waktu bersamaan alias sakit berjamaah? Apa yang mesti dilakukan seorang ibu saat suami dan anak-anaknya sakit? Simak ulasannya berikut ini:

1. Stay calm

Tetap bersikap tenang bukan berarti membiarkan, tetapi Anda harus mengendalikan diri agar tidak terlalu panik ketika semua orang di rumah sedang sakit. Tentunya di rumah Anda tersedia kotak obat dan beberapa obat-obatan penting, seperti penurun demam, pereda flu dan batuk, pereda sakit gigi atau sakit kepala, obat diare, vitamin, dan sebagainya.

Tak perlu buru-buru ke dokter jika Anda bisa mengatasinya sendiri dengan obat-obatan (termasuk tanaman obat) yang ada di rumah, kecuali untuk penyakit yang memiliki gejala cukup mengkhawatirkan, misalnya ketika demam tidak kunjung turun selama tiga hari.

2. Beri perhatian penuh

Ketika sakit, anak dan suami bisa menjadi orang paling manja sedunia. Karenanya, Anda harus memberikan waktu dan perhatian ekstra pada mereka. Seperti tips sebelumnya, Anda tak perlu menggerutu apalagi ngomel-ngomel. Tetap berikan perhatian yang lembut dan rawat mereka dengan tulus.

Jika Anda seorang wanita karir, mintalah ijin pada atasan selama beberapa hari untuk merawat suami dan anak yang sedang sakit. Anda sebaiknya mempersiapkan waktu cuti untuk hal-hal yang penting seperti ini, jadi hindari mengambil cuti hanya untuk berlibur.

3. Bagi waktu

Orang yang sakit cenderung lebih banyak tidur. Nah, setelah Anda menyiapkan makanan atau menyuapi, sekaligus memberi obat pada suami dan anak yang sedang sakit, pastikan mereka bisa beristirahat dengan nyaman. Selama mereka tidur, Anda bisa mengerjakan pekerjaan rumah tangga seperti mencuci, memasak, membersihkan rumah, dan lainnya. Usahakan Anda juga tetap punya sedikit waktu untuk beristirahat, sehingga tidak ikut-ikutan sakit karena kelelahan.

4. Jaga kebersihan

Bakteri, kuman, dan virus adalah sumber penyakit. Nah, pastikan setiap ruangan dalam rumah Anda selalu dalam keadaan bersih dan rapi, terutama ketika ada yang sakit di rumah agar tidak memperparah kondisinya. Segera buang bekas tisu ke tempat sampah, ganti dan cuci pakaian setiap hari, jemur selimut serta bantal guling di bawah sinar matahari pagi, rapikan tempat tidur, dan buka jendela agar sirkulasi udara tetap baik.

Jangan lupa untuk memperhatikan kebersihan air yang digunakan untuk mandi, kebersihan makanan, minuman, juga kebersihan diri Anda sendiri. Cucilah tangan sebelum dan setelah merawat suami atau anak yang sakit.

5. Minum vitamin

Nah, yang tak ketinggalan, jagalah kekebalan tubuh Anda agar tidak mudah tertular virus penyakit dari suami dan anak-anak meskipun Anda yang merawat langsung. Selain untuk mereka yang sakit, Anda bisa juga mengkonsumsi vitamin sesuai kebutuhan, memperbanyak asupan cairan, serta makan makanan yang bernutrisi. Selanjutnya, tetap jaga gaya hidup dan pola makan yang sehat sekalipun Anda, suami, dan anak-anak tidak sedang sakit.