Wednesday , October 17 2018
Home / Ibu dan Anak / ASI & MPASI / Ibu, Jangan Percaya Mitos Menyusui Berikut Ini! (1)

Ibu, Jangan Percaya Mitos Menyusui Berikut Ini! (1)

Jangan Percaya Mitos Menyusui Berikut ini!

Percayakah Anda pada mitos? Ada banyak mitos yang bisa membuat seseorang bahkan dengan sangat yakin mempercayainya, padahal mitos-mitos tersebut hanya berdasar pada adat dan kebiasaan yang diyakini masyarakat.

jangan percaya mitos menyusui
sumber: sweetcare.com

Bagi para ibu menyusui, jangan percaya mitos menyusui yang paling populer berikut ini:

1. Menyusui Membuat Payu Dara tidak Kencang

Yang benar: Jika terjadi perubahan bentuk dan kekencangan payu dara pada ibu menyusui, itu bukan dikarenakan menyusui, tetapi itu terjadi karena masa kehamilan. Jika Ibu telah berhenti menyusui maka payu dara akan kembali kebentuk semula secara perlahan. Bentuk payu dara juga tergantung pada pola olah raga dan diet ibu setelah melahirkan dan menyusui.

2. Ibu Menyusui Dilarang Minum Es–Karna bayi akan pilek

Yang benar: Suhu ASI yang keluar dari ibu selalu 37°C. Jadi sangat tidak benar jika bayi mengalami flu atau batuk setelah ibu meminum es. Bayi mengalami flu dan batuk karena paparan virus dari lingkungannya.

Baca juga: Ibu, Jangan Percaya Mitos Menyusui Berikut Ini! (2)

3. Ibu Menyusui Harus Diet

Yang benar: Ibu menyusui harus mengonsumsi makanan yang bergizi untuk memenuhi kebutuhan tubuhnya dalam masa penyembuhan setelah melahirkan dan untuk menjaga kesehatannya agar bisa terus merawat bayinya dengan baik.

4. Anak ASI akan selalu kurus

Yang benar: Jika dilakukan dengan benar, Anak Asi bisa lebih gemuk dari pada anak susu formula. Ada dua kandungan ASI yang seringkali tidak dipahami oleh para ibu. ASI frontI  kaya akan air yang memuaskan rasa haus bayi dan ASI back yang mengandung lemak yang mengenyangkan bayi. Jika keduanya bisa diberikan kepada bayi dengan tepat, maka bayi Anda akan memiliki berat badan ideal.

5. Tak Semua Ibu Menghasilkan ASI yang Cukup

Yang benar: ASI pada setiap ibu cukup memberikan asupan yang diberikan pada bayi. Jadi tidak benar jika seorang ibu memutuskan memberikan susu formula sebagai penambah ASI karena bayi dirasa masih kurang.

6. Ibu harus berhenti menyusui ketika sakit

Yang benar: Ibu bisa terus menyusui bayi ketika sakit. Ini bahkan akan meningkatkan daya tahan bayi.

Nah, setelah membaca artikel ini, masihkah Anda mempercayai mitos-mitos tersebut? Berhati-hati memang perlu, tapi pastikan bahwa yang Anda yakini memiliki alasan yang benar.

About admin

Situs Informasi Wanita Indonesia

Check Also

tampil cantik saat menyusui

ASIP: Sukses Menyusui bagi Ibu Bekerja, Kenapa Tidak?

Tips Menyusui bagi Ibu Bekerja Sejalan dengan perkembangan kemajuan teknologi, membanjirnya tenaga wanita dalam dunia …