Thursday , August 16 2018
Home / Cinta / Ketika Jatuh Cinta Datang Haruskah Wanita Selalu Menunggu?

Ketika Jatuh Cinta Datang Haruskah Wanita Selalu Menunggu?

Apakah Wanita harus selalu Menunggu Ketika Jatuh Cinta?

Hidup di negeri yang memegang teguh norma dan asas adat istiadat terkadang memang terasa lebih rumit, terutama bagi kaum wanita–dan salah satunya adalah dalam masalah percintaan. Mengapa demikian? Karena menurut norma dan adat, wanita harus menjadi pihak yang pasif (baca: menunggu). Seorang wanita yang menyukai seorang pria, misalnya. Si wanita harus menunggu si pria untuk menyatakan cintanya atau ‘nembak’ duluan. Masalahnya adalah…terkadang si pria tidak tahu menahu kalau ada yang sedang menaruh hati. Jadi, agar anda para wanita tidak kehilangan ‘the love of your life’, tidak ada salahnya untuk menjadi pihak yang aktif.

wanita selalu menunggu
sumber: wordpress.com

Nah, bagi anda para wanita yang sedang jatuh cinta (atau sekedar tertarik) pada seseorang, dan ingin menyakatan cinta tapi tidak mau terlihat ‘melanggar’ norma dan adat, ini dia beberapa tips-nya.

Pertama:

Tanyakan nomer handphone atau akun media sosial si dia tanpa terlihat agresif. Caranya? Tanyakan secara langsung, tanpa basa-basi, tanpa grogi, tapi tetap harus dengan cara yang feminine dan elegan. Lebih bagus lagi bila ada sebuah kesempatan dimana anda harus memiliki nomer kontak si dia. Setelah anda mendapatkan nomer-nya pun, pastikan anda memberi nomer anda padanya. Cara memulai serial sms dengannya? Kirimi dia pesan yang menanyakan apakah benar ini nomernya.

Kedua:

Nyatakan cinta atau perasaan anda secara langsung, tanpa kesan memaksa. Tetap, dengan cara yang tenang dan elegan–anggap saja seperti presentasi di depan presiden atau duta besar sebuah Negara. Menyatakan perasaan bukan berarti dia harus menerima perasaan anda–setidaknya anda bisa lega sudah menyatakan perasaan anda.

Ketiga:

Buat dia melamar anda, tapi tanpa ada kesan terburu-buru. Beberapa pria memang membutuhkan waktu agak lama untuk bisa melamar kekasihnya. Untuk memastikan bahwa si dia serius dan agar anda tidak kehilangan dia, pancing dia untuk melamar anda dengan berbicara topik-topik pernikahan dan keluarga. Apabila si dia sudah terlihat tidak nyaman, mungkin anda harus memastikan komitmen dia dan kemana arah hubungan anda berdua.

Jadi, bagaimana menurut Anda, apakah wanita harus selalu menunggu?

Baca juga: Ini Dia 20 Film Cinta Super Romantis yang Wajib Anda Tonton!

About Riefa Sandrina