Wednesday, December 13, 2017

Mengenal Endometriosis (II)

Lebih Jauh Mengenai Endometriosis

Pada artikel Mengenal Endometriosis (I), kita telah berkenalan dengan endometriosis, mengetahui penyebab, dan gejala-gejala yang ditunjukkan. Kali ini lebih lanjut kita membahas langkah – langkah yang bisa wanita lakukan untuk mencegah atau pun mengatasinya.

tentang endometriosis
sumber: blogspot co id

Pertama – analisa riwayat keadaan Anda selama masa menstruasi.

Karena pada sebagian besar gejala akan tampak jelas saat masa menstruasi berlangsung.

Kedua – siapa yang perlu Anda temui?

Bila Anda mengalami salah satu dari gejala endometriosis atau pun Anda merasa perlu melakukan pemeriksaan untuk pencegahan dini, maka temui dokter umum atau dokter obsgyn segera. Sedangkan untuk masalah fertilitas (kesuburan), misal Anda sedang berusaha untuk hamil lebih dari 12 bulan dan belum menunjukkan hasil, sebaiknya Anda menemui dokter ahli endokrinologi reproduksi.

Ketiga – segera cari pertolongan medis apabila:

  • Biasanya menctruasi Anda tidak merasakan nyeri yang berarti, namun tiba – tiba dilanda nyeri yang dahsyat.
  • Bila nyeri yang dirasakan terlalu intens (sering) dan akhirnya mengganggu aktivitas sehari-hari
  • Bisa juga saat Anda menemukan darah pada urin atau feses
  • Juga ketika Anda mengalami perubahan yang tidak dapat dijelaskan pada saat menstruasi atau saat buang air besar

Inilah yang Akan Dokter Lakukan Saat Pemeriksaan

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dari abdomen (perut) dan pelvis (panggul) Anda, dan juga dapat melakukan pemeriksaan pencitraan ultrasound dan MRI (Magnetic Resonance Imaging). Melalui Pemeriksaan pencitraan itu akan menunjukkan ada tidaknya endometriosis dalam tubuh Anda. Jika pemeriksaan tersebut tidak berhasil menentukan keluhan yang Anda miliki, laparoskopi juga dapat dilakukan. Prosedur bedah ini melibatkan masuknya tangkai fiber optic yang dipasangkan kamera ke dalam sayatan kecil yang dibuat di daerah pusar Anda.

Jenis Pengobatan yang Bisa Dilakukan

Saat ini obat penyembuh endometriosis belum ada, tapi Anda dapat memilih opsi yang ditawarkan oleh dokter Anda. Opsi tersebut akan disesuaikan dengan kasus Anda secara spesifik. Pengobatannya juga akan diberikan sesuai dengan tingkat keparahan dari gejala yang dirasakan. Berikut adalah opsi pengobatannya:

  • Terapi Hormon

Bila Anda merasa nyeri dan tidak merasakan gejala lainnya, maka terapi ini pilihan paling tepat. Terapi ini dapat membantu mengontrol tingkat estrogen, menyusutkan sel yang tidak pada tempatnya, dan meringankan rasa nyeri. Tipe terapi hormon yang sedang digunakan termasuk Gonadotropin-releasing hormone agonist (GnRH-a) yang memicu kondisi seperti menopause, pil progestin yang memberhentikan proses ovulasi, dan Danazol yang meningkatkan tingkat androgen. Namun, perlu diketahui bahwa terapi ini juga memiliki efek samping yang perlu diperhatikan secara serius sebelum terapi dilaksanakan.

  • Kontrasepsi

Meringankan gejala endometriosis bisa menggunakan pil kontrasepsi. Gejala yang dialami yaitu pendarahan dengan volume besar dan tidak wajar (tidak umum). Selain mengontrol pendarahan menstruasi, pil kontrasepsi juga dapat mencegah memburuknya kondisi. Namun, opsi ini hanya dapat dilakukan untuk mereka yang tidak berencana untuk hamil dalam waktu dekat. Penggunaan pil kontrasepsi secara terus menerus untuk endometriosis juga dapat mengurangi risiko terjadinya kanker ovarium, yang merupakan kondisi umum pada wanita yang menderita endometriosis.

  • Obat nyeri

OAINS (Obat Anti Inflamasi Non-Steroid) atau obat anti-inflamasi seperti ibuprofen, dapat digunakan untuk meringankan rasa nyeri yang berhubungan dengan endometriosis

  • Tindakan bedah

Ini tindakan yang jarang direkomendasikan, namun tindakan bedah perlu dilakukan bila pertumbuhan jaringan parut yang tidak normal dan mulai mempengaruhi organ lainnya. Dalam kasus yang berat, bisa dilakukan prosedur bedah ooforektomi dan histerektomi, yang merupakan pengangkatan dari ovarium atau uterus. Namun tindakan tersebut akan menghilangkan kesempatan untuk hamil.

Tindakan Penanganan Gejala Endometriosis yang Bisa Dilakukan di Rumah

  • Mengompres bagian tubuh yang nyeri dengan kompres hangat, umumnya pada perut
  • Melakukan olahraga dan latihan secara rutin untuk melancarkan aliran endorfin yang berfungsi untuk mengurangi rasa nyeri
  • Berbaring dengan meletakkan bantal di bawah lutut
  • Melakukan teknik relaksasi untuk manajemen rasa nyeri

Wanita yang berkeinginan untuk hamil namun memiliki kondisi endometriosis, membutuhkan perlakuan khusus, seperti:

  • Pengangkatan dari pertumbuhan yang tidak normal / jaringan parut secara bedah
  • Pengobatan infertilitas
  • Obat fertilitas / kesuburan

Solusi untuk kesuburan lainnya, seperti inseminasi dan fertilisasi in vitro, dapat dipertimbangkan apabila pasien masih belum berhasil untuk hamil setelah tindakan bedah dari endometriosis.

Baca juga: Mengenal Endometriosis (I)