Thursday, December 14, 2017

Tips Sehat Ala Rasul: Pola Makan Sehat Ala Rasulullah

Mencontoh Pola Makan Sehat Ala Rasulullah

Allah telah menetapkan Rasulullah saw sebagai contoh teladan yang baik bagi semua manusia. Keteladanan ini mencakup berbagai aspek kehidupan termasuk hal-hal detil seperti pola makan yang terkait erat dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Sebagai seorang suri teladan, beliau dikenal luas memiliki gaya hidup dan pola makan yang sehat. Berikut ini urutan pola makan sehat ala rasulullah dari pagi hingga malam.

pola makan sehat ala rasulullah
sumber; kompas.com

1. Segelas air dan sesendok madu di pagi hari

Lepas dari subuh Rasul membuka menu sarapannya dengan meminum segelas air putih yang dicampur dengan sesendok madu. Ini merupakan minuman pembuka yang menyegarkan dan berenergi. Penelitian membuktikan bahwa madu berfungsi membersihkan lambung, mengaktifkan usus-usus, menyembuhkan sembelit, wasir, peradangan, serta menyembuhkan luka bakar.

2. 7 butir kurma ajwa matang saat memasuki waktu dhuha

Beliau selalu mengonsumsi 7 butir kurma sebagai makanan pertamanya memasuki waktu dhuha. Hal ini sesuai dengan sabdanya bahwa barang siapa yang makan 7 butir kurma maka ia akan terlindung dari racun. Kebenaran hadis tersebut dibuktikan saat seorang wanita Yahudi melakukan percobaan pembunuhan dengan menaruh racun dalam makanan beliau di perang khaibar. Racun yang tertelan oleh Rasulullah kemudian bisa dinetralisir oleh zat-zat yang terkandung dalam kurma. Sedangkan Bisyir ibnu al Barra’, salah seorang sahabat yang ikut makan racun tersebut, akhirnya meninggal.

Selain mengonsumsi kurma menjelang dhuha, beliau juga selalu berbuka puasa dengan segelas susu dan kurma. Kedua jenis makanan itu kaya dengan glukosa, sehingga langsung menggantikan zat-zat gula yang kering setelah seharian berpuasa.

3. Cuka dan minyak zaitun menjelang sore

Tentu saja Nabi tidak hanya mengonsumsi cuka dan minyak zaitun saja, tetapi juga makanan pokok seperti roti. Manfaatnya banyak sekali, diantaranya mencegah lemah tulang dan kepikunan di hari tua, melancarkan sembelit, menurunkan kolesterol, dan memperlancar pencernaan hingga mencegah kanker dan menjaga suhu tubuh di musim dingin.

4. Sayur-sayuran di malam hari

Beberapa riwayat mengatakan, beliau selalu mengkonsumsi sana al makki dan sanut. Secara umum sayur-sayuran memiliki kandungan zat dan fungsi yang sama, yaitu memperkuat daya tahan tubuh dan melindungi dari serangan penyakit.

5. Bubur, labu manis, dan anggur

Disamping menu wajib di atas, ada beberapa jenis makanan yang disukai Rasulullah tetapi beliau tidak rutin mengonsumsinya. Diantaranya tsarid, yaitu campuran antara roti dan daging dengan kuah air masak (kira-kira seperti bubur ayam). Beliau juga senang makan buah yaqthin atau labu manis, yang terbukti bisa mencegah penyakit gula. Kemudian beliau juga senang makan anggur dan hilbah.