Wednesday, December 13, 2017

Seputar Haji: Bolehkah Wanita Berkacamata Saat Ihram?

Bolehkan Wanita Berkacamata Saat Ihram?

Ketika melaksanakan ihram yang merupakan salah satu syarat sah haji, baik muslim maupun muslimah terikat pada beberapa aturan tata pelaksanaan ihram dan dibatasi oleh berbagai larangan di antaranya adalah berhubungan suami istri, mencabut bulu tubuh, membunuh binatang, berkata kasar dan sebagainya. Seorang muslim juga dilarang memakai pakaian berjahit. Sedangkan seorang muslimah dilarang untuk menutup wajah dan memakai kaos tangan. Jika hal-hal tersebut dilanggar tanpa alasan yang kuat, maka orang tersebut wajib membayar fidyah.

berkacamata saat ihram
sumber: blogspot.com

Memang terdapat pengecualian bagi para wanita yang menutup wajah saat berkomunikasi dengan lelaki bukan muhrim dengan tujuan untuk menghindari fitnah. Dalam kondisi seperti ini, wanita diperbolehkan menutup wajahnya dengan kain selama beberapa saat untuk kemudian dibuka kembali.

Namun bagaimana dengan seorang wanita berkacamata saat ihram? Tidak jarang kita jumpai para pegiat seni yang ada di layar kaca berbusana ihram sambil mengenakan kaca mata hitam lebar yang hampir menutup seluruh wajah. Alasan terbesar menggunakan kaca mata lebar yang hampir menutup wajah itu adalah untuk menghindari sengatnya terik matahari, bukan karena untuk menghindari fitnah.

Mengenai permasalahan yang satu ini, terdapat beberapa pandangan dari para ulama’ sebagaimana dilansir dalam NU online. Sebagian besar ulama membolehkan wanita untuk mengenakan kaca mata saat berihram dengan merujuk pada fungsi awal kaca mata yaitu sebagai penutup mata, bukan penutup muka. Namun satu hal yang perlu ditekankan di sini adalah adanya larangan untuk menutup muka saat berihram kecuali untuk menghindarkan fitnah.

Bagaimana jika saat melaksanakan Ihram Matahari sangat Menyengat?

Nah, bila Anda sedang melaksanakan ihram dan merasakan terik yang menyengat, Anda tetap diperbolehkan mengenakan kaca mata untuk melindungi mata dari teriknya cahaya. Model kaca mata yang lebar juga masih tetap diperbolehkan untuk dipakai asal Anda tidak menutup seluruh wajah.

Mungkin ada baiknya untuk membawa payung atau memakai topi lebar agar Anda terhindar dari terik matahari yang membakar saat berihram tanpa melanggar aturan agama. Penting juga untuk memakai suntan lotion agar kulit tidak terbakar matahari dan tidak kering.