Monday , October 22 2018
Home / Ibu dan Anak / ASI & MPASI / Serba-Serbi MPASI: Panduan Pemberian MPASI

Serba-Serbi MPASI: Panduan Pemberian MPASI

Berikut Panduan Pemberian MPASI

Karena belum berpengalaman, boleh jadi banyak Bunda yang merasa bingung saat harus mulai memberikan MPASI bagi bayi. Apa makanan pertama yang baik untuk mendampingi ASI? Bagaimana sebaiknya teksturnya? Berapa kali MPASI harus diberikan dalam sehari? Berapa banyak porsinya? Semua itu adalah pertanyaan-pertanyaan yang lazimnya muncul saat Bunda mulai memberikan MPASI.

panduan pemberian mpasi
sumber: pediatricnutritiongroup.com

Berikut ini panduan pemberian MPASI sejak 6 bulan pertama hingga anak mulai mengkonsumsi makanan bertekstur padat.

  1. Menu awal MPASI.

Prinsip dasar MPASI yaitu sesuatu yang mudah didapat dan biasa dikonsumsi keluarga dengan kandungan lengkap. Untuk fase pengenalan MPASI, selama dua minggu pertama Bunda dapat mengenalkan makanan pokok yaitu karbohidrat, buah, dan sayur dengan membuatkan si kecil bubur/puree tunggal dari satu bahan saja. Hal ini dilakukan agar bayi belajar mengenali rasa setiap makanan dan melihat reaksi alerginya terhadap makanan tersebut. Bunda boleh mencampurnya dengan ASI atau air agar bertekstur semi kental.

Berikan MPASI pertama dengan frekuensi makan 1-2x sehari dengan porsi 2-3 sdm dewasa. Usahakan untuk mengenalkan semua bahan makanan dari berbagai kategori, yaitu karbohidrat, buah, sayur, kacang-kacangan, dan protein hewani dan nabati. Hindari penggunaan gula garam karena ginjalnya belum dapat menyaring bahan tersebut dengan sempurna.

Selanjutnya, setelah dua minggu pertama Bunda dapat mulai memberikan MPASI lengkap seperti bubur saring+sayur+protein hewani+protein nabati+sumber lemak tambahan (santan/minyak/margarin). Frekuensi makan pun ditambah menjadi 2-3x sehari dengan ditambah makanan selingan 1x.

  1. MPASI usia 9 bulan.

Setelah memasuki usia 9 bulan, kebutuhan kalori bayi akan semakin bertambah. Karena itu, Bunda perlu menambah frekuensi makannya menjadi 3x makan dengan menu lengkap karbohidrat+sayur+protein hewani dan nabati dan 2x camilan. Tekstur makanan pun perlu mulai ditingkatkan menjadi makanan yang seperti dicincang halus sehingga mudah dijumput. Bunda dapat memberikan nasi tim saring. Porsi makanan juga harus semakin banyak, berikan ½ / ¾ cangkir makanan ukuran 250 ml.

  1. MPASI usia 12 bulan ke atas.

Saat sudah berusia satu tahun bayi sudah boleh menyantap makanan keluarga seperti nasi, sayur, dan lauk. Porsi yang semula ½ cangkir bisa ditingkatkan menjadi 1 cangkir 250 ml dengan frekuensi 3-4x makan dan 2x camilan. Bunda mulai dapat sedikit menambahkan gula dan garam pada makanan si kecil.

Sesuai dengan anjuran WHO, akan lebih baik bila Bunda memberikan MPASI dari bahan-bahan yang ada di rumah. Lebih mudah lagi bila Bunda menyamakan makanan bayi dengan menu di rumah, hanya bedakan teksturnya dan buat tanpa tambahan gula garam. Bubur instan tidak dianjurkan karena rasanya yang tajam dapat merusak selera anak; anak akan cenderung memilih-milih makanan saat dewasa. Nah, Bunda, tidak ada yang ribet dengan MPASI rumahan bukan?

About Ana Zahida

Seorang perdana menteri rumah tangga yang lumayan hobi menulis, bekerja sampingan sebagai pengajar dan juga penerjemah paruh waktu, percaya bahwa Tuhan menganugerahkan manusia kehidupan dan alam raya untuk terus dipelajari dan jelajahi tiap relungnya. The universe is the best place to learn!

Check Also

agar asip awet

Ingin Menghasilkan ASI Perah Berlimpah? Berikut Tipsnya!

Tips Asi Perah Berlimpah untuk Ibu Menemani bayi tersayang pada masa cuti sehabis melahirkan merupakan …